Penerbit : PT.Gramedia Pustaka Utama
Halaman: 616
Rating : 4/5 stars
Synopsis
Nick Dunne adalah seorang penulis di majalah lifestyle, memiliki hidup yang cukup baik di New York. Kemudia dia bertemu dengan Amy Elliot yang juga merupakan seorang penulis kuis psikologi di majalah wanita. Setelah sekian lama mereka ahirnya memutuskan untuk menikah dan menjalankan kehidupan yang harmonis di New York, hingga suatu saat Nick terpaksa harus kehilangan pekerjaannya dikarenakan bisnis majalah cetak sudah mulai tergantikan oleh majalah online dan krisis ekonomi yang melanda. Hal ini kemudian diperburuk dengan dipecatnya Amy satu minggu kemudian.
Selain karena faktor ekonomi yang menghimpit (walau Amy masih ada tabungan dari orang tuanya) ahirnya Nick memutuskan untuk membawa Amy kembali ke daerah asalahnya di Missouri. Kondisi Ibu Nick yang menderita kanker dan ayahnya yang terkena Alzheimer menjadi alasan Nick untuk kembali ke kampung halaman. Di kampung halaman nya Nick ahirnya memijam uang tabungan Amy untuk membuka bar yang kemudian diberi nama The Bar, Nick juga mendapatkan pekerjaan sebagai dosen untuk pendidikan D3. Sedangkan Amy lebih banyak meluangkan waktu dengan mengurus rumah (sesuatu yang bukan kebiasaan Amy)
Permasalahan kemudian timbul pada saat hari jadi pernikahan mereka yang ke 5, seperti biasa Amy selalu membuat permainan pesan berantai untuk Nick yang ahirnya akan menuju ke hadiah ulang tahun pernikahan mereka. Tanpa ada firasat apapun setelah sarapan Nick kemudian meninggalkan rumah dan banyak menghabiskan waktu di The Bar. Hingga pada tengah hari Nick mendapat kabar kalau pintu rumahnya terbuka dan tidak ada tanda2 dari Amy. Segera Nick menuju rumahnya dan mendapatkan rumah yang kosong dan brantakan tanpa Amy didalamnya.
Setelah pihak kepolisian datang dan melakukan penyelidikan, sepertinya semua hal memberatkan Nick atas mengihilangnya Amy. Lalu kemana sebenarnya Amy pergi? Apa yang sesungguhnya terjadi?
My Opinion
Ahirnya setelah hampir 2 minggu selesai juga baca buku ini *elapkringet* dan ternyata saya kurang puas sodara-sodara! Jujur untuk melahap buku ini saya harus memaksa diri biar cepat selesai. Karena tanpa bermaksud menjelekkan atau apa ya, tapi hampir 200 halaman pertama itu ceritanya lambaaattt banget, bahkan saya sulit untuk mencerna bahasanya (saya baca versi terjemahan). Tapi setelah beberapa lama kemudian ahirnya ada bagian yang mulai seru. Bahkan saya harus bolak balik liat sekilas biar gak spoiler review temen2 di blog, biar semangat baca.
Keseruan baru muncul ditengah-tengah buku, karena saat itu saya sudah mulai menebak2 apa yang terjadi sama Amy, apa bener Nick yang menjadi pelakunya. Berharap semoga buku ini nggak berakhir seperti bayangan saya bete kalo tebakan saya bener. Selanjutnya tebakan saya terpatahkan dan berubah haluan sampe ahirnya gak kepikiran endingnya kaya apa.
Setelah semua tabir kasus terbuka untuk Nick, saya bener2 berharap kali ini harapan saya soal endingnya bakal terwujud. Yang ternyata nggak sama sekaliiiiiii, buat saya akhirnya antiklimaks, tanggung gitu gak diabisin aja, bukan gantung ya cuma tanggung gitu semoga paham ya

Selingan dikit mau bahas untuk cover bukunya, entah kenapa kok warnanya kaya pudar abis kerendem air banjir. Mending kalo mau hitam kaya cover asli atau warna lain nya deh, jangan hijau gak jelas kaya gini.Oia, setelahon selesai baca buku nya saya langsung buka internet cari thriller film yang dibintangin sama Ben Affleck, ga sabar untuk nonton filmnya.
Untuk cara penulisan dari Gillian Flynn setelah melewati bagian yang membosankan buat saya, bikin saya bener2 bisa mendalami karakter2 yang ada dalam cerita. Mulai dari kasian, sebel, kesel smua2 buat karakter2nya. Oke banget untuk menggambaran karakternya bener2 kena di saya.
Overall, buku ini bagus dan recommend untuk yang suka thriller agak dark gitu. Karena menurut saya lagi nih tanpa bermaksud spoiler, buku ini gak ada bagian happy-happy nya, oia buku ini termasuk buku dewasa ya, ada beberapa bagian yang kurang pas untuk pembaca muda ketauan tua nya :(