Judul : The Monogram Murders
Penulis : Shopie Hannah
Penerbit : Gramedia
Halaman : 370
Rating : 4/5 stars
Sinopsis
Hercule Poirot hendak menikmati makan malam
yang tenang di sebuah kedai kopi di London, namun acaranya terganggu
ketika seorang wanita muda mendatanginya. Wanita itu ketakutan karena
akan dibunuh, tetapi dia meminta Poirot untuk tidak mencari dan
menghukum pembunuhnya. Dia bersikeras bahwa setelah dirinya mati,
keadilan telah ditegakkan.
Sesudahnya, malam itu, Poirot mengetahui ada tiga tamu yang dibunuh
di sebuah hotel mewah di London, dan sebuah manset dimasukkan ke mulut
masing-masing korban. Apakah peristiwa ini berkaitan dengan wanita yang
ketakutan itu? Sementara Poirot berusaha keras menyatukan keping-keping
teka-teki yang aneh ini, si pembunuh mempersiapkan kamar lain di hotel,
untuk korban keempat... Di tangan penulis bestseller internasional
Sophie Hannah, Poirot terjun ke dalam misteri yang berlangsung di London
tahun 1920-an---teka-teki yang sangat rumit dan cerdik, yang hanya bisa
dipecahkan oleh detektif Belgia yang hebat itu dan "sel-sel kecil
kelabu"-nya.
My Review
Sebagai penggemar novel Dame Agatha Christie khususnya kasus-kasus Hercule Poirot, saya sangat girang waktu tau akan ada cerita baru dari mantan polisi Belgia ini. Sebelum baca bukunya saya seperti biasa akan lihat2 review dari temen2 dan tentunya dari Goodreads juga. Sebagaian ada yang suka tp tidak sedikit juga yang masih membandingkan dengan Dame Agatha Christie, yang menurut saya kurang fair ya kalo membandingkan dengan yang menciptakan tokoh tersebut.
Baiklah, mari kita mulai review mengenai buku ini, sejak awal saya mulai membaca langsung terasa cerita yang mengalir dan bahasanya juga kalo menurut saya tidak jauh berbeda dengan Dame Agatha Christie sendiri. Jenis kasusnya juga menurut saya sangat Poirot sekali walaupun ada sempilan daerah pedesaan yang lebih seperti Miss Marple. Penyelidikan juga menurut saya sudah sesuai dan tidak berbelit2 atau dipanjang2kan, semua sudah sesuai dengan porsinya. Penyelesaian kasus juga sangat tipikal dari Poirot dan cukup masuk akal.
Overall, buku ini sangat menghibur saya setelah sebelumnya sempat stuck di 2 buku yang sampai sekarang belum saya sentuh lagi :(
Buat penggemar Dame Agatha Christie khususnya Hercule Poirot buku ini tidak mengecewakan, selama kalian membaca dengan tidak membandingkan cara penulisan Sophie Hanna dengan Dame Agatha Christie. Selamat membaca.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar